Setelah satu bulan G.Merapi di Jogja meletus dan dinyatakan "awas", sejak kemarin 4 Desember 2010 sdh diturunkan statusnya menjadi "waspada", demikian yang saya dapatkan informasinya dari siaran TV-ONE. Daerah yang masih perlu diwaspadai yaitu radius 2,5 km dari puncak Merapi karena masih mungkin adanya awan panas.Selain daerah tersebut, daerah lain yang perlu diwaspadai ialah daerah sekitar aliran sungai sampai 300 meter dari sungai yang berhulu dari puncak Merapi. Sungai-sungai tersebut antara lain adalah s.Woro,s.Gendol,s.Wedi, s.Kuning, s.Boyong dan s.Code, s.Krasak, s.Putih, s.Bebeng dll. Bahaya sekunder yang timbul ialah aliran lahar dingin yang melewati sungai-sungai tersebut karena banyaknya timbunan material yang amat banyak dipuncak G.Merapi terkena hujan yang sering turun. Aliran lahar dingin tersebut telah merusak daerah sekitar aliran sungai termasuk beberapa jembatan yang sampai tidak bisa digunakan lagi.Disusun oleh : Yatmo Adi
pada hari : Sabtu, 4 Desember 2010
didukung oleh : Haryo Hardy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar